Remunerasi 2010
VIVAnews(Rabu, 4 November 2009, 17:47 WIB) Pemerintah dalam pelaksanaan reformasi birokrasi di 13 Kementrian/Lembaga sudah memiliki anggaran khusus. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan alokasi anggaran antisipasi untuk program reformasi ini mencapai Rp 10 triliun.
“Jumlah ini, mencakup semuanya untuk pelaksanaan reformasi birokrasi pada 2010 di 13 Kementerian/Lembaga termasuk TNI/Polri,” ujar Sri Mulyani di Departemen Keuangan, Rabu 4 November 2009.
Anggaran ini sudah termasuk yang disiapkan untuk tunjangan khusus bagi para personel yang bertugas di pulau terluar.
Sebagaimana diketahui bahwa pemerintah menaikkan secara signifikan alokasi belanja pegawai 2010 sebesar Rp 28 triliun atau 21 persen menjadi Rp 161,7 triliun.
Sebagian dari kenaikan belanja pegawai itu digunakan untuk menjalankan program reformasi birokrasi yang berujung pada remunerasi pegawai di sejumlah kementerian dan lembaga negara, termasuk legislatif dan yudikatif.
Berdasarkan Nota Keuangan RAPBN 2010 disebutkan bahwa alokasi belanja pegawai sebesar itu akan dilakukan berkaitan dengan berbagai langkah kebijakan pemerintah untuk reformasi birokrasi. Ini untuk memperbaiki dan menjaga kesejahteraan aparatur pemerintah dan pensiunan maupun meningkatkan kualitas layanan publik.
Peningkatan alokasi belanja pegawai itu terjadi pada semua pos belanja, yakni alokasi untuk belanja gaji dan tunjangan, alokasi anggaran untuk honorarium, vakasi, lembur dan lain-lain, serta untuk kontribusi sosial.
Pada pos belanja gaji dan tunjangan, alokasi anggaran digunakan untuk kenaikan tunjangan beras sesuai tingkat inflasi, accres 2,5 persen untuk menampung kenaikan pangkat/golongan, gaji berkala dan status pegawai, gaji ke-13, cadangan alokasi anggaran untuk tambahan kebutuhan pegawai baru.
Reformasi ini antara lain akan diterapkan di Kejaksaan Agung, Departemen Pertahanan, Departemen Hukum dan HAM, Kantor Menko Perekonomian, Kantor Menko Kesra, Kantor Menko Polhukam, Kantor Meneg PAN, Kantor Meneg PPN/ Bappenas, Kepolisian Negara RI, Lembaga Administrasi Negara, BKN dan BPKP.
• VIVAnews


Wasalam
November 6th, 2009 at 2:59 pm
mudah2an, kalo anggarannya kan udah masuk APBN 2010, jadi tinggal Perpres dan perangkatnya
November 6th, 2009 at 4:01 pm
ntuk sementara para penerima remunerasi berikutnya mari menghayal dulu sampai januari 2010 oke frennn
November 21st, 2009 at 7:31 am
amiiiiiiiiiiiin.. amin aja deh…
November 24th, 2009 at 11:05 am
insya Allah, jika ga ada lagi oknum yg berulah, tunjangan remun bisa segera direalisasikan. sehingga teman - teman bisa meningkatkan taraf ekonomi (khususnya bagi PNS Gol. menengah kebawah). Amien… Ya. Allah dengarkanlah doa kami
November 25th, 2009 at 4:46 pm
ya Allah smoga niat baik pemerintah tidak menemui kendala sehingga kerja aparatur Negara khususnya Polri bisa semakin baik.Amien….
November 30th, 2009 at 7:20 amJan 2010
Xenia xxx
BRI xxx
Juli 2010
BRI xxx
Remun xxx
kalo ga jadi remun:
Xenia xxx
(pada) Mimpi xxx
Cuciaaannnn deh……….
biar ga mimpi mari kita jurnal:
December 1st, 2009 at 1:02 pmDes 2009
Remun xxx
(pada) berdo’a xxx
sebaiknya pemerintah jgn dulu mempublikasikan hal2 yg blm jelas realisasinya krn itulah salah satu sebab kenapa masyarakat dikit2 kecewa, janjinya trlalu byk tp tidak sesuai dgn kenyataan. yg pasti2lah…………..!!!
December 3rd, 2009 at 1:56 am
gk berani berharap byk…sudah dr 2005 kemaren ktnya mau remunerasi tp gk jadi-jadi dan puncaknya katanya awal 2009 akan terealisasi tp hari berganti minggu,minggu bganti bulan dan skarang udah hmpir tutup tahun tetep aja realisasinya gk ada,,,,,jd jgn percaya berlebihanlah bahkan cuek aja slama gk ada bukti….ingat kt bukan perlu janji lho….
December 5th, 2009 at 1:36 am
kementrian/lembaga apa aja yg masuk remunerasi?coz rasanya gak adil aja kalo gak semua pns gak dapet remunerasi, biar gimanapun itu buat semangat kerja jadi meningkat coz selama ini kan yg enak pejabat atasan aja, kalopun dinaikan gaji pns mesti setimpal jugalah ma kebutuhan….okeh
December 14th, 2009 at 3:24 am
narimo ing pandum iku luwih becik ketimbang cuman mimpiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii
December 15th, 2009 at 10:25 am
remunisasi….jadi syukuuur gak.. jadi..gak apa-apa…mertua gue kaya..ini… Lagian pusing…dengerinnya….sabodo teuing…
December 15th, 2009 at 10:10 pm
PENGUMUMAN…remunerasi tni/polri resmi dibayarkan terhitung mulai januari 2010…tetapi pembayarannya menggunakan mata uang YEN..yen ora lali….
December 15th, 2009 at 10:37 pm
Substansi adanya remunerasi selain untuk meningkatkan kesejahteraan secara adil juga outputnya tercipta “Zero Corruption” dikalangan birokrat termasuk TNI/Polri, khususnya para pejabat…..untuk itu remunerasi harus diimbangi dengan pengawasan, penegakkan hukum yang tegas. Tindak yang sangat keras bagi penerima remunerasi yang masih tetap korup,….identikan mereka (koruptor) itu sebagai pengkhianat bangsa, hukuman seumur hidup/mati sangat cocok untuknya.
December 16th, 2009 at 5:59 am
kalau tidak jadi ya kita terima aja tp semangat menjaga NKRI tetap dan selalu berkobar!!!! NKRI harga mati… kita tidak mau dikasihani seperti pengemis… ingat kawan kita sudah punya takdir masing2 REZEKI,JODOH,DAN MATI sudah ditentukan oleh ALLAH SWT… kita doakan saja semua utk yg terbaik dan semoga yg menghambat kesejahteraan orang banyak nanti akan di balas oleh-NYA dan uang hasil hal yg merugikan orang banyak jangat sampai dibuat beli alat cuci darah utk dirinya sendiri maupun seluruh turunanya!!!
December 16th, 2009 at 9:37 am
Ah… capek!!!
December 16th, 2009 at 3:05 pmmendingan ga pernah denger … drpd disuruh menghayal tiap tahun
selama kita masih mau bekerja dengan hati yang ikhlas, pasti pemerintah juga tidak akan tutup mata dengan apa yang telah kita perbuat
December 18th, 2009 at 1:31 am
bu sri dan pak budi lg diobok², dunia politik makin semrawut, sesama penegak hukum saling menjatuhkan, remun serasa makin jauh dari yang diharapkan!!! sesama pelayanan, tetapi hanya beberapa departemen atau kementrian yang dapat!!!
December 19th, 2009 at 9:08 pm
Remunerasi jangan terlalu diharapkan y,karena menkeu lg ada masalah,ntar kalo dah clear mungkin kira2
December 20th, 2009 at 3:23 pm2020 ntar sy bilangin y ama bu mentrinya,seng sabar yo…
harus segera jangan lama2 kami blm punya rumah
December 27th, 2009 at 2:06 pm
Jangan cuma janji doang, kami sudah bosan mendengarnya.
January 1st, 2010 at 2:17 pmKalo memang jadi tolong segera dicairkan, tapi kalo memang ga jadi jangan bohongi kami terus dg janji2 seperti itu.
Institusi Kejaksaan/TNI/Polri seharusnya jadi perhatian utama pemerintah dalam pencairan tunjangan remunerasi di tahun 2010. Karena 3 institusi ini sangat rawan penyimpangan kewenangan, terutama Kejaksaan dan Polri, karena 2 institusi ini adalah institusi penegak hukum yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Kalau kita cari akar permasalahannya kenapa banyak oknum-oknum institusi tersebut melakukan penyalahgunaan wewenang, jawabannya adalah kurangnya kesejahteraan anggotanya. Jangan hanya melihat Jaksa, Polisi atau anggota TNI yang hidup di perkotaan saja, yang bisa jalan-jalan ke mall atau naik kendaraan mewah. Tapi lihat juga Jaksa, Polisi dan anggota TNI yang bertugas di pedalaman atau kabupaten tertinggal di luar Jawa. Pastinya hidup mereka pas-pasan dan lebih banyak hutang di BRI untuk hanya sekedar makan. Jadi alangkah bijaknya apabila Bapak Presiden Yang Terhormat lebih memperhatikan kesejahteraan anggota Kejaksaan,Polri dan TNI dengan mencairkan tunjangan remunerasi pada tahun 2010 ini. Terima kasih.
January 7th, 2010 at 6:43 am
remunerasi??????????? g sah t’lalu bhrp bgt…keluar syukur alhamdulilah g kluar y udah. Mengutip pnyataan alm.Gus Dur “GITU AJA KOK REPOT”
January 8th, 2010 at 10:43 amlagian jgn terlalu b’khayal dgn remun2..drpd giLa heheheheee…….
jgn terbuai dgn janji2 manis pejabat d atas..dr dulu rakyat cuma d beri mimpi thok.
remunerasi????? katA HUGES “MIMPI KALI YEEEEE”
aduh..mana nih sudah 2010 tapi gaji bulan januari tadi tidak ada perubahan,gimana??hik..hik..hik..(menangis!)
January 11th, 2010 at 9:09 am
datanglah remunerasi…..skrg sdh Jan 2010 je… piye iki…sido turun tak ya ????
January 14th, 2010 at 6:20 pm
Remunerasi anggota TNI sudah sangat sewajarnya segera diwujudkan. Sy sudah mengabdi selama 20 tahun dan alhamdulillah sejak 19 tahun yg lalu tidak pernah “lepas” dari BRI (cara halal dapat uang diluar gaji, walaupun diganti dengan uang gaji juga, walaupun juga gaji tinggal 50%), tapi sebenarnya “cita’cita” sy ingin segera “disapih” dari BRI….insyaalloh dengan adanya remunerasi, “cita-cita” itu akan terwujud, pikiran jd tenang, anak istri ikut tenang, fokus ke tugas dinas, moril tinggi, moral terjaga….amin ya Alloh.
January 27th, 2010 at 5:00 am
Mudah-mudahan jadi “remunerasi” biar bisa memberikan pendidikan tinggi buat anak2 kami…….amin.
January 27th, 2010 at 3:07 pm
Mengkhayal terus tiap mau tidur, tiap lihat mobil, rumah, tanah n kapling…….tegakah dirimu lihat orang mengkhayal, kl jd stres trus gila,siapa yg tanggung jawab?
February 2nd, 2010 at 7:28 amjadi syukur…g jadi ya kebangetan.
February 5th, 2010 at 6:46 am
remunerasi akan di relisasikan denngan pembayaran mata uang YEN yang sudah di tandatangani oleh para pihak kementriaan dengan rincian sebagai berikut :
February 17th, 2010 at 1:46 pmYen ono duite…
Yen ora lali…
Yen sido dadi…
Yen orA PIKUN PARA PEMBESAR PEJABAT
Yen ingn Tawang ono lintang….
dan YEN2 yang lainnya silahkan tambahkan sendiri….
trimakasih
Kementrian Dalam negeri Kok gak ada disebut yaw……….cucian dech……….gue……….
February 25th, 2010 at 6:18 am
kapan finishnya isu ini.. jangan sampe pns laen pada ngiri..ntar demo loh.. berharap degan adanya remuneraasi kinerja lebih baik, transparan, dan meminimalkan korupsi2 kecil di K/L..
February 28th, 2010 at 2:06 pm
udah bertahun-tahun di janjikan remunerasi.tp kagak turun-turun.yang turun justru pinjeman dari BRI.wkwkwkwkwkwk.
March 3rd, 2010 at 9:00 amnerima gaji cuma separonya.separonya lg bayar cicilan utang di BRI.saya selalu membesar-besarkan hati saya sendiri dengan kata-kata : uis ikhlasin aja apa yg diterima hr ini.Insya Allah besok akan lebih baik dr hari ini.
tuapi suampe kuapan suaya dan keluarga buegini.
makasih deh pemerentah!!!